Asia Institute (Faculty of Arts) Aceh Research Training Institute

English | Bahasa Indonesia

Latar Belakang

Keruskan dibidang fisik,psikologis dan kemanusian yang menimpa Aceh akibat bencana tsunami di Samudra Hindia pada tanggal 26 Desember 2004 melanda sebuah wilayah yang sudah lama didera konflik dan pertikaian yang berkepanjangan.

Lembaga Penelitian Pelatihan Aceh (ARTI) dibentuk sebagai sebuah respon langsung terhdapa bencana tersebut. Lembaga ini fokus mengembangkan kapasitas penelitian dan memberikan ketrampilan spesifik bagi generasi baru Aceh yang hidup dalam kehidupan masyarakat yang berubah secara drastis. Penelitian yang dilakukan dibawah paying lembaga ini diharapkan dapat meniliti akibat dari perubahan sosial ini dan meningkatkan pemahaman terkini mengenai rehabilitasi masyarakat di Aceh dan masyarakat lainnya yang mengalami hal yang serupa.

ARTI merupakan sebuah komitmen selama tiga tahun antara empat universitas yang ada di Indonesia dan delapan universitas yang ada di Australia didukung oleh Myer Foundation dan Badan Pembangunan Internasional Australia (AusAID). Lembaga ini bekerja dibawah pimpinan Profesor Michael Leigh dari Universitas Melbourne dan Profesor Bahrein Sugihem dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Banda Aceh.

Tugas Utama ARTI adalah meningkatkan pengembangan kapasitas penelitian dalam bentuk pelatihan penelitian di Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Budaya (PLPISB) Unsyiah, Banda Aceh. PLPISB memiliki sejarah panjang dan berlanjut sebagai pusat penelitian yang aktif. Bangunan dan ruang tambahannya yang telah diperbaharui menyediakan seminar, pustaka, kantor, dan beberapa fasilitas penginapan untuk ARTI.

top of page