Asia Institute (Faculty of Arts) Aceh Research Training Institute

English | Bahasa Indonesia

Peneliti Doktoral Internasional

Setiap tahun Lembaga Pelatihan Penelitian Aceh (ARTI) menawarkan bantuan perjalanan untuk sepuluh mahasiswa tingkat doktor di Indonesia dan sepuluh mahasiswa doktor di Australia atau Internasional untuk melakukan penelitian mereka dengan bekerjasama dengan Pusat Penelitian Ilmu Sosial Budaya (PLPISB) Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. Para penerima beasiswa ini memiliki durasi waktu selama enam bulan dan didanai oleh Badan Pembangunan Internasional Autralia (AusAID) dan Myer Foundation. Berikut ini profil calon Doktor yang bergabung dengan ARTI:

Catherine Smith

Catherine Smith adalah mahasiswa tingkat doktor di Universitas Nasional Australia yang berminat pada Antropologi medis dan politik. Catherine memperoleh gelar sarjana dibidang antropologi di Univesritas James Cook dan Gelar Master di bidang Studi Konflik dan Perdamaian di Universitas Quensland. ARTI membantu Catherine melakukan kerja lapangan etnografi di Aceh dengan fokus pada keadaan dan subjektivitas wanita setelah konflik untuk gelar PhD-nya.

Dan Birchok

Daniel Burchok adalah calon PhD pada Program Doktor di bidang Antropologi dan Sejarah di Universitas Michigan. Dia fokus pada sejarah praktek dan tulisan Islam di Aceh sejak 1945 khususnya di pantai barat selatan Aceh. Dia khususnya tertarik tentang bagaimana tempat dan wilayah Aceh disebut sebagai Islam yang khas dalam hubungannya dengan kepulauan Indonesia lainnya serta bagaimana batas-batas, baik batas wilayah dan kelompok sosial telah diciptakan dan dipelihara melalui perhatian akan hal tersebut sebagai konversi agama, narasi historis, dan praktek bahasa. Dia telah memulai penelitiannya pada bulan Oktober 2007 dan berencana untuk melanjutkannya hingga bulan Juli 2009. Saat ini dia sedang melakukan penelitian etnografi dan menetap di Kota Baru (Jeuram), Kabupaten Nagan Raya.

Jane Palmer

Thesis jane menggunakan pendekatan multi disiplin untuk meneliti hubungan antara penduduk usia lanjut dan tantangan-tantangan lingkungan termasuk perubahan iklim. Sebagai Penerima Beasiswa Lembaga Pelatihan Penelitian Aceh, dia akan segera melakukan penelitian lapangan pada penduduk berusia lanjut di Aceh. Dia bermaksud untuk fokus pada kesempatan apa yang mungkin ditawarkan oleh penduduk usia lanjut mengenai respon sosial budaya terhadap isu-isu lingkungan.

Jane memperoleh gelar Sarjana Muda (Hons 1)dalam bidang Filosofi di Universitas Queensland, Sarjana Muda Ilmu Pengetahuan (Arsitektur) di Universitas Sydney dan Sarjana Teknik Arsitektur (Hons 1) di Universitas Newcastle. Dia telah bekerja selama 10 tahun sebagai arsitek di daerah perumahan penduduk pribumi Australia, di Darwins dan Cairns. Sebelum belajar arsitektur, Jane adalah pimpinan senior Komisi Keamanan dan Kesehatan Pekerjaan Nasional yang berhubungan dengan pengembangan strategi pencegahan nasional pada kecelakaan dan penyakit. Jane sekarang bekerja sebagai arsitek paruh waktu dan dan konsultan pada Pusat Militer dan Kesehatan Veteran di Queensland.

Paul Zeccola

Paul Zeccola adalah calon PhD di Jurusan Politik dan Perubahan Sosial, Fakultas Penelitian Studi Pasifik dan Asia, Universitas Nasional Australia. Penelitiannya akan mempelajari kegiatan kemanusiaan di Aceh sejak tahun 1998 hingga 2007 dan akan diserahkan pada bulan September 2009. Paul sebelumnya bekerja pada bidang kemanusiaan di Aceh antara tahun 2001 dan 2006 dan sekarang bergabung dengan Lembaga Pelatihan Penelitian Aceh serta akan menjadi Anggota Pengunjung pada Pusat Studi Strategis dan Internasional di Jakarta pada bulan Nopember 2008. Sebelumnya Paul pernah memperoleh Penghargaan Kelas Pertama di Universitas Sydney mengenai Studi Asia (2004), memperoleh gelar Sarjana Muda (Politik) di Unversitas La Trobe (2000) dan menyelesaikan Sarjana Muda Bisnis di Unversitas Monash (1996)

Thushara Dibley

Thusara memulai pencalonan gelar PhD-nya pada Jurusan Studi Asia Tenggara di Universitas Sydney pada bulan Maret 2008. Penelitiannya berfokus pada keberadaan NGO dalam pembangunan perdamaian di Aceh dan Timor Leste. Penelitian Thusara juga mempelajari pertanyaan tentang bagaimana teori pembangunan perdamaian berkembang dan peranan apa yang dimilki oleh organisasi lokal dalam proses ini. Thusara menyelesaikan gelar sarjana mudanya di Universitas Sydney dengan jurusan Studi Indonesia dan menerima Penghargaan Kelas Pertama untuk penelitiannya mengenai peranan bahasa Indonesia di Timor Leste. Penelitian Thusara di Aceh akan dilakukan dalam dua tahap. Dia telah melakukan penelitian di Aceh pada bulan Oktober 2008 dan akan kembali untuk jangka waktu yang lebih lama pada tahap kedua tahun 2009.

Application Process

See Research Travel Grants > Application Procedure.

top of page